Hypefast Lagi Menggelar Indonesian Brands Social Night, Mencari Motivasi dengan Kisah Sukses

Hypefast & Modena - Indonesian Brands Social Night

GETPOST.ID, Jakarta– Hyperfast perusahaan ritel berbasis teknologi yang menaungi sejumlah jenama lokal konsisten dengan visi dan misi untuk mengedepankan brand lokal dengan menggelar Indonesian Brands Social Night secara rutin.

“Secara income benefits, Hypefast tidak mendapatkannya secara langsung. Kita komitmen untuk building ekosistem. Sebenarnya nggak ada agenda yang spesifik, yang kita lakukan tujuannya untuk para brands founders agar lebih banyak yang sukses.” ujar Achmad Alkitiri, CEO dan Founder Hypefast di Indonesian Brands Social Night 30 Mei 2024 di Modena Experience Center, Jl Suryo Jakarta Selatan.

Read More

Lebih lanjut Achmad mengatakan banyak brand lokal di Indonesia yang mengalami peningkatan yang pesat dalam hal pendapatan, dari yang sebulan Rp 100 juta meningkat menjadi 1 miliar. Malam itu ada sekitar 40 brands founders yang hadir dari 75 brands yang konfirmasi datang. Tujuannya dikumpulkan adalah agar mereka bisa saling berbagi cerita dan menceritakan pengalaman bagaimana bisa survive hingga bisa mendapatkan pendapatan yang besar dalam satu bulan. “Semakin banyak mendengarkan kisah kesuksesan justru jadi semakin termotivasi untuk pemilik brands yang masih pemula ini,” kata Achmad.

Hypefast hadir memposisikan diri sebagai partner yang tidak hanya memberikan modal, tetapi juga menyediakan tim ahli serta ekosistem retail yang terintegrasi. Ada sekitar 10 brands di bawah naungan Hypefast.

House of Brands

Hypefast mengembangkan bisnisnya sebagai pelopor rumah bagi brand dengan cara bekerja sama. Hypefast tidak sembarangan memilih brand untuk disuntikkan dana. Achamd Alkatiri menyebutnya Brands FYP yang kini banyak ditemui, biasanya hanya berumur pendek. Brands FYP biasanya bertahan hanya hitungan bulan meski pendapatannya fantastis secara cepat.

“Kita harus lihat dulu apakah brands ini akan bertahan lama, biasanya brands FYP itu cepet naik tapi juga cepet turun,” ujar Achmad.

Hypefast melihat pendapatan brands tersebut dalam sebulan di angka 2 miliar dengan kategori health & beauty juga mom & kids. “Prosesnya lumayan panjang ada sekitar 2-3 bulan untuk memastikan apakah hypesfast bisa investasi ke sana,” tambah Achmad.

Untuk satu brand, Hypefast menyuntikkan dana sebesar Rp56 miliar. Jadi sejak berdiri pada 2020, Hypefast sudah menggelontorkan uang hingga Rp540 miliar ke sejumlah brand lokal di Indonesia. Dari 10 brands di bawah naungan Hypefast tentunya sudah terlihat kenaikan pendapatan yang signifikan.

Mereka menyediakan suntikan dana kapital, tim ritel yang ahli di bidangnya, serta ekosistem dan infrastruktur ritel yang tersentralisasi. Hypefast bekerja keras pada tahap pasca akuisisi, serta menggerakkan pertumbuhan melalui tim ritel terpadu, teknologi, proses efisien, analisis pasar, skala ekonomi, dan optimasi operasional back-end secara terpusat.

Kendati beroperasi dengan cara mengakuisisi brand, Hypefast tetap mempertahankan pendiri-pendiri brand dalam jajaran manajemen guna mempertahankan relevansi yang kuat dengan pasar lokal. “Selain itu, pendiri-pendiri brand lokal mampu memahami kebutuhan dan selera konsumen lokal, bahkan jauh lebih baik ketimbang kompetitor internasional, baik dalam hal mode, ukuran, standar, estetika, dan tingkat harga. Brand lokal paham cara pendekatan konsumer indonesis lebih ke social dan community,” kata Achmad.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *