Persiapan Musim Hujan, Tips Perawatan Shock Breaker agar Bekerja Optimal

GETPOST.ID, Jakarta- Shock absorber merupakan salah satu komponen penting mobil, salah satunya saat musim hujan. Komponen ini bisa membantu pengemudi dalam mengendalikan mobil, termasuk memberikan kenyamanan kepada penumpang. Nah berikut Auto2000 berikan tips merawat shock breaker, supaya bekerja optimal dalam segala kondisi jalan, dan tak mudah rusak. 

1. Mengemudi dengan Halus dan Tenang 

Keberadaan shock breaker tidak membuat AutoFamily boleh mengemudi mobil seenaknya di jalan. Seperti melewati polisi tidur atau lubang tanpa mengurangi kecepatan sedikitpun. Atau melakukan akselerasi dan pengereman mendadak yang membuat shock breaker bekerja keras. Mengemudilah dengan halus dan tenang supaya komponen kaki-kaki mobil tetap awet dan bekerja optimal. 

2. Selalu Periksa Kondisi Shock Breaker 

Periksa kondisi shock breaker mobil, seperti bagian per dan hidrolis serta oli. Termasuk karet pelindung, stoper, dan komponen karet lainnya di kaki-kaki mobil. Jangan sampai terdeteksi kebocoran dan korosi karena akan membuat strukturnya melemah. Itulah alasan AutoFamily wajib membersihkan dan mencuci kaki-kaki mobil agar tidak timbul kotoran dan karat. 

Baca Juga:
– Salah Mengisi Takaran Oli Mesin, Ini Risikonya untuk Mobil
– Dampak Buruk Jangka Panjang Mengabaikan Mobil yang Terkena Banjir

3. Batasi Muatan Mobil 

Jangan sampai muatan mobil melebihi daya angkut yang telah ditentukan. Pasalnya, shock breaker memiliki batas beban maksimal yang sanggup ditopang. Shock breaker mobil akan mengalami kebocoran dan berujung rusak kalau mobil dipaksakan overload. Selain itu, kelebihan muatan bakal membuat mobil sulit dikendalikan dan sangat berbahaya di kecepatan tinggi. 

4. Spooring dan Balancing Secara Berkala 

Saat spooring akan dilakukan pengaturan sudut keselarasan roda. Ketika shock breaker mobil bermasalah, maka spooring akan sulit dilakukan sehingga dilakukan pemeriksaan mendetil. Balancing juga mengatur perputaran roda agar tidak bergetar atau terjadi getaran ban berlebih/tidak normal. Agar tidak repot, pastikan spooring balancing  dilakukan bersamaan dengan servis berkala.  

5. Rotasi Ban Mobil Secara Berkala 

Merotasi ban depan dengan belakang perlu dilakukan karena ban depan biasanya lebih cepat habis daripada ban belakang. Oleh karena itu, rotasi ban dilakukan untuk menyamakan tingkat keausan seluruh ban mobil. Kondisi ban yang selalu prima membantu shock breaker lantaran lebih mudah dalam meredam guncangan yang terjadi. AutoFamily yang rutin melakukan servis dapat dengan mudah melakukan rotasi ban, karena layanan ini  merupakan bagian dari servis berkala di Auto2000. 

Baca:
– Tips yang harus Dilakukan Jika Mobil Terendam Banjir
–  Nyaman di Jalan, Ini Tips Rotasi Ban Mobil

Auto2000 merekomendasikan servis berkala mobil setiap 6 bulan sekali. Waktu servis berkala, shock breaker dan komponen lain yang terkait dengannya akan diperiksa untuk memastikan  dalam kondisi normal. Ditambah spooring dan balancing, cek tekanan udara, serta rotasi ban untuk memastikan seluruh komponen kaki-kaki mobil memperoleh perawatan yang optimal. 

“Shock breaker yang rusak membuat mobil sulit dikendalikan di musim hujan  dan mengurangi kenyamanan penumpang. Ada pula risiko kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya jika tidak segera diperbaiki. Solusinya, lakukan perawatan berkala termasuk pengecekan komponen kaki-kaki mobil untuk memastikan tidak ada masalah teknis yang mengganggu. Urusan Toyota lebih mudah, untuk pengecekan shock breaker di bengkel Auto2000 atau order THS – Auto2000 Home Service,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

One Comment on “Persiapan Musim Hujan, Tips Perawatan Shock Breaker agar Bekerja Optimal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :