Resmikan 33 tower dan 7.421 unit Rumah Susun Sederhana, Anies Baswedan: Ini Rekor Tersendiri

GETPOST.ID, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Galeri Huni dan meluncurkan Jakhabitat di Taman Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari media sosial miliknya di Facebook.
“Alhamdulillah, 33 tower dan 7.421 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) JAKHABITAT telah dibangun dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, sebuah rekor tersendiri,” tulis Anies yang disambut dengan pujian oleh pengikutnya.

Baca:
Alhamdulillah, Setelah Puluhan Tahun Membeli Air Bersih, Anies Baswedan Pasang Saluran Air untuk Warga Muara Kamal
Baca:
– Libatkan 200 UMKM untuk Formula E, Anies Baswedan: Mewakili Nama Baik Indonesia

Menurut Anies, program tersebut tak berhenti di 33 tower saja. Pemda DKI rencananya akan melanjutkan program dengan memberikan banyak hunian yang terjangkau untuk warga Jakarta. “Negara harus hadir memberikan dukungan pada kebutuhan dasar warganya, sandang, pangan dan papan. Kita berharap rumah dan hunian ini menjadi habitat untuk tumbuh kembangnya keluarga-keluarga di Jakarta dengan sehat dan bahagia,” tulis Anies pasti. “Semoga warga yang tinggal di rusunawa ini bisa membangun suasana kebersamaan dan persaudaraan yang sehat. Yang membangun gedungnya memang pemerintah, tapi yang bisa membangun persaudaraan adalah penghuninya,” lanjutnya.


Setiap unit Rusunawa memiliki luas 36 meter persegi, terdiri dari ruang keluarga, 2 unit kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan balkon yang didukung dengan material bangunan yang berkualitas baik, penggunaan lift yang dilengkapi dengan access card guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi semua penghuni rusunawa, sirkulasi dan pencahayaan yang baik di area koridor, dan ruang komunal atau ruang bersama sebagai tempat interaksi penghuni.


Rusunawa yang baru dibangun juga mengedepankan pemberdayaan penghuninya. Sehingga dilengkapi dengan aksesibilitas ke transportasi umum, penyediaan ruang usaha bagi UMKM, dan fasilitas penunjang lainnya, serta pelatihan keterampilan sebagai upaya membangun kehidupan penghuni makin sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Pemprov DKI juga memiliki sederet program hunian lain. Beberapa di antaranya adalah kampung susun, penataan kampung, rumah DP RP 0, dan lainnya.

“Kami sampaikan sekarang agar warga menyadari bahwa Pemprov DKi lewat dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) bekerja untuk menata kawasan, kampung susun, rusunawa, dan menyiapkan rumah DP Rp 0,” kata Anies. Di sisi lain, Anies pun mengakui bahwa hunian di Ibu Kota saat ini terpaksa berbentuk rumah susun (rusun). “Jakarta ke depan huniannya haeus vertikal. Kita harus naik ke atas, (hunian) tidak bisa lagi melebar,” tutur Anies. Ia menyatakan, hunian harus vertikal sebab ukuran wilayah Jakarta yang tak bisa lagi bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :