GETPOST.ID, Balikpapan – AION Indonesia terus memperluas jangkauan operasional hingga ke Pulau Borneo (Kalimantan). Ini langkah yang menandai ambisi strategis perusahaan dalam menjangkau wilayah yang memiliki peran penting bagi masa depan Indonesia.
Sebagai tahap awal, AION memilih Banjarmasin dan Balikpapan sebagai lokasi diler pertama di wilayah tersebut. Pemilihan kota ini mencerminkan komitmen AION untuk mendekatkan teknologi kendaraan listrik terbaiknya ke berbagai penjuru Indonesia, termasuk wilayah strategis, seperti Kalimantan yang akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN).
“Sesuai misi AION, kami akan terus melakukan ekspansi ke kota-kota besar di Indonesia. Diler kami di Kalimantan ini merupakan salah satu bukti bahwa AION serius masuk ke pasar otomotif Indonesia dan mendukung program pemerintah dalam menekan emisi gas buang melalui penggunaan mobil listrik ,” ujar Andry Ciu, CEO AION Indonesia, dalam rilisnya, Selasa (10/12).
Selain membuka diler baru, AION Indonesia juga berupaya memahami karakteristik wilayah Kalimantan yang memiliki topografi unik, didominasi pegunungan dan bukit. Ini diwujudkan melalui pengujian langsung kendaraan listriknya di medan yang beragam sebagai bentuk tanggung jawab AION untuk memastikan teknologi dapat beradaptasi dengan kebutuhan lokal.
Salah satu bentuk pengujiannya, melakukan perjalanan menggunakan AION Y Plus dari Balikpapan
menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Tim AION memilih rute darat dari Balikpapan menuju IKN.
Jalur yang dilalui wilayah melalui Sepaku sepanjang 100 km yang memakan waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam, bergantung pada kondisi jalan dan cuaca.
Dimulai dari Balikpapan, rute ini melewati jalan utama menuju Kecamatan Sepaku, Bukit Soeharto hingga Kabupaten Penajam Paser Utara di kawasan IKN. Sepanjang perjalanan, tim AION
melintasi berbagai karakteristik jalan, mulai dari ruas aspal berbukit hingga area yang masih dalam tahap pengerjaan dan perbaikan.
“Dengan melakukan perjalanan dari Balikpapan menuju IKN, AION Y Plus membuktikan ketangguhannya di Kalimantan yang berbukit. Karakteristik jalan yang beragam, mulai dari aspal hingga jalur yang masih dalam perbaikan, tidak menjadi penghalang bagi AION Y Plus untuk menunjukkan performa unggulnya. Ini membuktikan AION Y Plus bukan hanya mengutamakan kenyamanan, tapi juga menunjukkan ketangguhan yang luar biasa sebagai kendaraan listrik andal di berbagai kondisi medan,” ujar Andry Ciu.

AION Y Plus dipilih untuk perjalanan dari Balikpapan menuju IKN karena reputasinya yang tidak hanya stylish, tapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai kondisi medan.
AION Y Plus adalah mobil listrik modern dengan desain futuristik yang menawarkan kombinasi ideal antara kenyamanan, performa, dan efisiensi energi. Mobil ini dilengkapi dengan intelligent voice assistant sebagai salah satu fitur unggulan yang memudahkan pengendalian. Interiornya dirancang luas dan serbaguna, memungkinkan kursi untuk dilipat menjadi tempat tidur berukuran king-size, menjadikannya ideal untuk penggunaan pribadi maupun keluarga.
Dengan tenaga 100 kW dan torsi 225 Nm, mobil ini ditenagai Magazine Battery 2.0 yang telah teruji keamanannya, memberikan daya jelajah 410 km hingga 490 km dalam sekali pengisian. Dengan spesifikasi yang lengkap, AION Indonesia percaya EV ini aman digunakan di Kalimantan.
Tidak hanya itu, AION Y Plus juga mendukung dua jenis pengisian daya, yaitu AC (Alternating Current) dan DC (Direct Current), yang memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam berbagai situasi. Dengan pengisian AC, kendaraan dapat diisi melalui jaringan listrik biasa, seperti di rumah atau stasiun pengisian umum, yang cocok untuk penggunaan sehari-hari dengan waktu pengisian lebih lama.
Sebaliknya, pengisian DC memungkinkan pengguna memanfaatkan stasiun fast charging untuk mengisi baterai dalam waktu singkat, ideal untuk perjalanan jauh atau kebutuhan darurat. Kombinasi ini
membuat AION Y Plus adaptif terhadap infrastruktur pengisian daya yang tersedia, sehingga menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan para pengguna.
Dengan kehadiran diler AION dan melihat perkembangan infrastruktur EV charging station di Kalimantan, harapannya masyarakat di Pulau Borneo makin yakin dan nyaman untuk beralih ke kendaraan listrik. Langkah ini tidak hanya mendukung akses yang lebih mudah terhadap produk dan layanan, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung adopsi teknologi ramah lingkungan ini secara luas.



